Selasa, 30 April 2013

Memijat Bayi Bisa Menambah Produksi ASI

Kebiasaan pijat memijat sebenarnya merupakan tradisi lama dalam kehidupan masyarakat kita. Namun masih banyak orang yang masih belum mengetahui cara pemijatan yang baik, terutama yang dilakukan pada bayi. Pemijatan yang dilakukan pada bayi bisa mempengaruhi ekskresi ASI. Ibu yang memijat bayinya bisa menyebabkan produksi ASI bertambah. Sentuhan-sentuhan yang halus pada kulit telah direspon secara baik dalam sistem saraf bayi yang menyebabkan aktivitas nervus vagus meningkat sehingga kadar enzim penyerapan gastrin dan insulin meningkat pula. Peningkatan ini berakibat penyerapan makanan pada bayi menjadi lebih baik. Sehingga bayi mudah lapar dan secara otomatis frekuensi untuk menyusu akan bertambah. Semakin sering bayi menyusu, maka rangsangan produksi / keluarnya ASI semakin meningkat. Selain itu, bayi yang sudah menjalani pemijatan akan merasa lebih tenang. Kondisi bayi yang tenang menunjang faktor posisi yang benar dalam menyusui, sehingga bisa berdampak pada peningkatan pada volume ASI. 

Meningkatnya produksi ASI dari kedua payudara sebagai dampak dari pemijatan bayi, berdampak positif bagi ibu bekerja. ASI yang keluarnya lebih deras dari biasanya dapat ditampung dan kemudian disimpan secara baik sehingga bisa diberikan pada bayi sewaktu-waktu dibutuhkan ketika ibu tidak ada di rumah. Dengan demikian menambah lama masa pemberian ASI secara eksklusif pada bayi.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami