Rabu, 15 Mei 2013

Penanganan Infarct Myocard Acut


I.          DEFISIENSI
Infarct  Myocard Acut adalah kerusakan sebagian otot jantung yang disebabkan iskemik myocard yang biasanya diakibatkan sumbatan pada arteria coronaria.
 
II.        TUJUAN
Mampu mendiagnosis dan memberikan pengelolaan awal kepada penderita AMI sehingga dapat dibebaskan dari ancaman kematian.

III.       TANDA KLINIS DAN DIFFERENSIAL DIAGNOSIS
A.       Tanda Klinis
1.        Rasa tertekan / sakit didaerah substernal selama beberapa jam atau berhari-hari.
2.        Keluhan sesak napas
3.        Keringat dingin, mual, muntah-muntah dan lemah
4.        Rasa cemas, takut akan mati
5.        Rekaman EKG menunjukkan tanda-tanda AMI
6.        Lab darah : CKMB dan LDH meninggi / diatas normal

B.       Diagnosis Defferensial
1.        Angina Pectoris

IV.      PELAKSANAAN
1.        Baringkan penderita di tempat tidur.
2.        Beri O2  2 – 4 lt / menit, tenangkan penderita
3.        Buat rekaman EKG 9 lead
4.        Kurangi rasa sakit dengan :
a.        Chest pain ringan sampai sedang, diberikan cedocard 5 mg sublingual. Jika belum menolong, berikan pethidin 50 mg IV/ IM.
b.        Chest pain yang berat, berikan morfin 2,5 mg / titrasi dan cedocard 5 mg sublingual.
5.        Bila memungkinkan, berikan inj. Streptokinase 1,5 jt
               unit/ IV
6.        Pasang infuse dextrose 5% atau NaCl 0,9% tetesan rumat
7.        Jika terjadi bradikardi : inj. Sulfas atropin 0,25 IV sebanyak 2 ampul, dapat diulang tiap 5 menit sampai dengan dosis maksimal 2 mg.
8.        Jika terjadi aritnia, beri xyllocardi bolus IV denga dosis 1 mg / kg BB (kurang lebih 50 mg ). Dapat diulang setiap 8 – 10 menit. Dosis maksimal 4 mg / kg BB.
9.        Rawat penderita di ICU / CCU

V.   PETUGAS YANG MELAKSANAKAN
      -     Tenaga medis dan perawat    

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami