Rabu, 01 Mei 2013

Taxus Brevifolia Sebagai Antikanker


Oleh: Kuganesh Shanmuganthan 

Taxus brevifolia, umumnya dikenal sebagai Pacific Yew, adalah anggota Taxaceae. Tumbuhan ini berasal dari pantai barat Amerika Utara, mulai dari Alaska ke California. Pacific Yew adalah sumber makanan dan tempat berlindung bagi banyak hewan di lingkungannya. Pada masa lalu, kayunya telah digunakan untuk membuat peralatan rumah, dayung perahu dan sebagainya. 

Pacific Yew memiliki manfaat penting di bidang medis karena kulit pohonnya mengandung senyawa yang menghambat pertumbuhan berbagai tumor kanker dan sebagai obat kemoterapi yang efektif. Senyawa ini disebut Taxol. Kemampuan Taxol untuk menghambat fungsi "spindle" umumnya dikaitkan dengan penindasan dinamika mikrotubulus, tetapi studi terbaru menunjukkan bahwa penekanan dinamika terjadi pada konsentrasi rendah daripada yang diperlukan untuk memblokir mitosis. 

Penelitian tentang Taxol dimulai pada tahun 1960 ketika National Cancer Institute (NCI) menemukan bahwa senyawa aktif ini memiliki sifat anti-kanker. Pada tanggal 22 Mei 1964, ditemukan bahwa ekstrak dari kulit batang pohon itu aktif terhadap garis sel KB. Pada tahun 1971 terbukti bahwa Taxol adalah senyawa yang bertanggung jawab atas sifat anti-kanker. Taxol aktif terhadap kanker ovarium lanjut refraktori, serta kanker payudara. Oleh karena Taxus Brevifolia baru ditemukan mengandung senyawa aktif beberapa dekade terakhir ini, ada sifat medis lebih potensial yang belum ditemukan. Oleh karena, Pacific Yew masih menjalani uji klinis dan penelitian lebih lanjut untuk lebih sifat medis keberhasilan yang masih belum kita ketahui.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami