Rabu, 12 Juni 2013

Hubungan Pengetahuan Akseptor Kb Tentang Iud Dengan Penggunaan Kb IUD

ABSTRAK

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan, upaya itu barsifat sementara dapat pula bersifat permanen. Alat kontrasepsi IUD adalah bahan inert sintetik (dengan atau tanpa unsur tambahan untuk sinergi efektifitas) dengan berbagai bentuk, yang dipasang kedalam rahim untuk menghasilkan efek kontrasepsi.

Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional , populasinya sebanyak 402 orang dan besar sampelnya 200 orang dengan teknik sampling stratified sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan kuesioner yang kemudian dilakukan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisa dengan uji Spearman’s Rho. 

Hasil penelitian adalah sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 177 orang (88,5%) dan tidak menggunakan KB IUD. Ini dibuktikan dengan uji statistik yang menggunakan uji SPSS 12 non-parametrik Spearman’s Rho dengan nilai α = 0,05 didapatkan nilai signifikan (2-tailed) 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.

Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk bekerjasama dengan kader kesehatan dalam memberi penyuluhan tentang IUD pada akseptor KB dan disarankan juga bagi akseptor KB untuk meningkatkan pengetahuan tentang IUD, dengan cara aktif mengikuti penyuluhan tentang IUD, dapat juga mendapatkan informasi dari luar tentang IUD misalnya melalui media cetak dan media elektronik sehingga angka keikutsertaan akseoptor KB dalam menggunakan KB IUD dapat meningkat. 

Kata kunci : Pengetahuan, Kontrasepsi, Penggunaan KB IUD. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami