Jumat, 21 Juni 2013

Keterpaksaan yang Berujung Kesuksesan


Pernahkan anda dipaksa memilih sesuatu, yang tidak sesuai dengan hati nurani anda?. Pernahkah anda tidak bisa memilih apapun, selain menjalankan dengan penuh keterpaksaan? Jika pernah, apa yang anda lakukan? Jawaban jamak yang mungkin akan kita lontarkan adalah bahwa kita akan berontak lalu keluar dari keterpaksaan itu, atau menjalankannya dengan tidak sungguh-sungguh, tanpa rasa nikmat sedikitpun, atau bisa jadi keterpaksaan itu dapat berubah menjadi sebuah keberkahan yang luar biasa, bila disikapi dengan penuh keikhlasan dan penuh kesabaran.

            Ini berawal dari sebuah mimpi dan cita-cita yang tidak sempat diwujudkan, hanya karena lebih mementingkan keinginan orang tua, dari pada mementingkan ego dan hati nurani. Keperawatan......? ya...., itulah bidang yang sekarang dijalani dengan satu perasaan yang bernama KETERPAKSAAN. Bukan untuk menyalahkan takdir atau tidak mensyukuri nikmat dan karunia Allah, Ini hanya masalah hati  yang belum sepenuhnya menerima. Hari demi hari...., dilewati sampai menemukan titik terang dimana dia menyadari bahwa keperawatan itu mulia. Seorang perawat itu jaminannya SURGA looo...!!!, dengan catatan, menjalankan tugas dan kewajiban tanpa keluar dari kode etik keperawatan dan agama. Sedikit demi sedikit, dia meyakinkan hati untuk semua itu, walaupun kadang-kadang masih terjadi pro dan kontra dengan hati nurani nya. Biarlah waktu yang akan menjawab atas semua teka-teki dalam kehidupan ini. Takdir yang indah untuk sebuah perjuangan berat dalam hidup ini akan segera muncul. Mungkin hal itu yang membuat dia tetap melangkah maju dengan semua keterpaksaan ini.

            Satu cerita panjang yang mungkin tak akan dilupakan. Sebuah perjalanan panjang, demi mencapai sebuah cita-cita dan mimpi yang bukan pilihan utama dalam hidupnya. Hal ini yang menjadikannya sebagai pribadi yang lebih tangguh dari sebelumnya. Tentang sebuah harapan yang sempat ku kubur dalam demi sebuah harapan besar untuk mengukir  senyum indah dari kedua orang tua. Bangkit dan kembali membuka lembaran baru untuk hati bahwa  yang terbaik untuk kita, tidak selalu yang pertama tetap semangat, ikhlas, selalu bersyukur dan tak lupa segala sesuatu yang hanya untuk mencari Ridho Allah, itulah yang menjadi kunci untama dalam kesuksesan lahir dan batin hidup ini. Karena kita kadang tak tau apa yang telah direncanakan oleh ALLOH yang Maha ADIL. Sebab hanya Dia yang tahu yang terbaik buat hambaNya.


            “Ya Alloh jadikanlah kehendakMu dan bukan kehendakku, atas apa-apa yang akan aku jalani di dunia ini. Dan percayalah karena Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Sebab Dia lebih tahu apa-apa yang kita butuhkan dari pada yang kita inginkan .”
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami