Kamis, 06 Juni 2013

Perkembangan Konsep PHC

PHC merupakan hasil pengkajian, pemikiran, pengalaman dalam pembangunan kesehatan di banyak negara, yang diawali dengan kampanye massal pada tahun 1950-an dalam pemberantasan penyakit menular, karena pada waktu itu banyak negara tidak mampu mengatasi dan menanggulangi wabah penyakit TBC, campak, diare dan sebagainya. Oleh karena itu dibentuklah suatu Forum Internasional yang menekankan pentingnya memperhatikan aspek sosial, kesehatan dan penyakit di semua negara untuk menekan angka kesakitan dan kematian.
Pada tahun 1960 teknologi kuratif dan preventif dalam infrastruktur pelayanan kesehatan telah mengalami kemajuan. Oleh karena itu timbullah pemikiran untuk mengembangkan konsep “Upaya Dasar Kesehatan”.
Pada tahun 1972/1973, WHO mengadakan studi dan mengungkapkan bahwa banyak negara tidak puas atas sistem kesehatan yang dijalankan, dan banyak issue tentang kurangnya pemerataan pelayanan kesehatan di daerah-daerah pedesaan.
Dan tahun 1977 pada sidang kesehatan dunia dicetuskan kesepakatan untuk melahirkan “Health For All by The Year 2000”, yang sasaran semesta utamanya dalam bidang sosial pada tahun 2000 adalah “Tercapainya derajat kesehatan yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial maupun ekonomi”, oleh karena itu dituntut perubahan orientasi dalam pembangunan kesehatan, yang meliputi perubahan-perubahan dari :
Pelayanan kuratif à kuratif dan preventif.
Daerah perkotaan à pedesaan.
Golongan mampu à golongan masyarakat berpenghasilan rendah.
Kampanye massal à upaya kesehatan terpadu.
Kesehatan vertikal à kesehatan horizontal.
Tahun 1978 Konferensi Alma Ata menetapkan PHC sebagai pendekatan atau strategi global guna mencapai Kesehatan Bagi Semua Pada Tahun 2000.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami