Minggu, 02 Juni 2013

Standard Mutu Pelayanan Kebidana


 Pengertian Standard
Telah disebutkan bahwa mutu akan muncul apabila unsur masukan,proses, lingkungan serta keluaran menyimpang dari standard yang telah ditetapkan.  Dengan demikian untuk dapat menajaga mutu pelayanan kesehatan,perlulah dipahami apa yang dimaksud dengan standard tersebut.  Pada saat ini batasan tentang standard banyak macamnya.  Beberapa diantaranya yang dipandang cukup penting adalah :
1.      Standard adalah keadaan ideal atau tingkat pencapaian tertinggi dan sempurna ang dipergunakan sebagai batas penerimaan minimal (Clinical Practice Guideline, 1990)
2.      Standard adalah kisaran variasi yang masih dapat diterima (Clnical Practice Guildeline, 1990)
3.      Standard adalah rumusan tentang penampilan atau nilai diinginkan yang mampu dicapai, berkaitan  dengan parameter yang telah ditetapkan (Donabedian, 1980)
4.      Standard adalah spesifikasi dari fungsi atau tujuan yan gharus dipenuhi oleh suatu sarana pelayanan agar pemakai jasa pelayanan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal dari pelayanan yang diselenggarakan (Rowland dan Rowland, 1983).
5.      Standard adalah tujuan produksi yang numeric, lazimnya ditetapkan secara sendiri namun bersifat mengikat, yang dipakai sebagai pedoman untuk memisahkan yang tidak dapat diterima atau buruk dengan yang dapat diterima atau baik (Brent James, 1986).
6.      Standard : Spesifikasi teknis / sesuatu yang dilakukan sebagai patokan dalam melakukan kegiatan  ( PP 25/2000)

Jika diperhatikan batasan ini sekalipun rumusannya berbeda, namun pengertian yang terkandung di dalamnya adalah sama.  Mutu menunjuk pada tingkat ideal tercapai yang diinginkan.  Lazimnya ukuran tingkat ideal tercapai tersebut tidaklah disusun terlalu kaku, melainkan dalam bentuk minimal dan maksimal (range).  Penyimpangan yang terjadi, tetapi masih dlam batas-batas yang dibnenarkan disebut dengan nama toleransi (tolerancei).

Untuk memandu para pelaksana Program Menjaga Mutu agar tetap berpedoman pada standard yang telah ditetapkan, disusunlah protocol.  Protokol (pedoman, petunjuk pelaksanan) adalah suatu pernyataan tertulis yang disusun secara sistematis dan yang dipakai sebagai pedoman oleh pada pelaksana dalam menagmbil keputusan dan atau dalam melaksanakan pelayanan kesehatan. Makin dipatuhi protokol tersebut, makin tercapai standard yang telah ditetapkan.


Untuk mengukur tercapai atau tidaknya standard yang telah ditetapkan, dipergunakan indikator.  Indikator (tolak ukur) adalah ukuran kepatuhan terhadap standard yang telah ditetapkan.  Makin sesuai sesuatu yang diukur dengan indikator, makin sesuai pula keadaannya dengan standard yang telah ditetapkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami