Selasa, 12 November 2013

Penuaan Dini , Bisa disebabkan Akibat Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok sudah menjadi tren di kalangan masyarakat indonesia, bahkan kebiasaan ini sering juga dilakukan oleh orang - orang yang mengetahui tentang bahanya yang ditimbulkan akibat menghisap lingting tembakau ini.
salah satu efek dari merokok adalah menyebabkan penuaan dini ( tua sebelum waktunya )pada penikmatnya.

Sebuah tim dokter dan peneliti dari Case Western Reserve University di Cleveland baru-baru ini menyampaikan buktinya yang gamblang, yaitu dengan membandingkan pasangan kembar identik. Untuk keperluan tersebut, tim yang dipimpin oleh Dr Bahman Guyuron dari University Hospital di Cleveland menghadiri Festival Hari Kembar di Twinsburg, Ohio. Di sana mereka merekrut 79 pasangan kembar di mana salah satu kembar merokok sedangkan yang lainnya tidak merokok atau setidaknya merokok 5 tahun lebih singkat daripada kembarannya. Perbedaan rata-rata dalam riwayat merokok di antara pasangan kembar yang sama-sama merokok adalah 13 tahun. Dari 79 pasangan, 57 pasangan adalah perempuan dan usia rata-rata semua pasangan adalah 48. 

Fotografer profesional kemudian memotret setiap pasangan secara close-up.Sebuah panel juri yang terdiri dari para ahli bedah kosmetik diminta untuk mengevaluasi foto wajah dan membuat skor untuk derajat tanda-tanda penuaan mereka. Para juri menganalisis tanda-tanda penuaan tanpa mengetahui riwayat merokok masing-masing orang. Setiap jenis keriput dan fitur yang berkaitan dengan penuaan diberi skor untuk derajatnya. Mereka menganalisis setiap kerutan dan fitur wajah lain yang terpengaruh oleh penuaan seperti kantong di bawah mata, pipi yang menggantung, dan perubahan warna kulit di bibir dan kelopak mata.
 Hasilnya menunjukkan bahwa para kembar yang merokok atau merokok lebih lama daripada saudaranya mendapatkan skor yang signifikan lebih buruk dari para juri. Para perokok menunjukkan kelopak mata atas yang lebih kendur dan kelopak mata bawah lebih berkantung. Mereka juga memiliki skor yang lebih buruk untuk keriput wajah, kerutan di bibir atas dan bawah, dan kulit menggantung di pipi, dan garis-garis penuaan lebih jelas di dahi dan di antara hidung dan mulut (lipatan nasolabial). 

Para peneliti berhipotesis bahwa penuaan di bagian bagian atas wajah mungkin lebih disebabkan oleh perubahan dalam aktivitas otot wajah daripada dampak merokok pada kulit. Perbedaan tanda-tanda penuaan oleh merokok terutama terlihat pada bagian tengah dan sepertiga bawah wajah.
Studi ini dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana merokok menyebabkan penuaan pada tingkat sel, sebagaimana terlihat dampaknya pada fitur wajah. 

Perlu diketahui bahwa selain merokok, faktor lain juga dapat berperan dalam mempercepat proses penuaan seperti konsumsi alkohol, paparan sinar UV, dan lainnya. Pada pasangan kembar yang diteliti, perbedaan dalam faktor-faktor lain tersebut dapat diabaikan. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dalam Lingkaran Kami